ENERGY DIARY ( PETROLEUM MARKET COMPILATION AS PER 25 JULY 2007)

July 25, 2007 at 8:42 am | Posted in Uncategorized | Leave a comment

Harga minyak mentah dunia kembali melemah hari ini . London Brent Crude turun 41 sen ke level $74.67 pada 0254 GMT hari ini dan US Crude futures untuk pengiriman September turun 39 sen ke level $73.17 per barrel.

Penurunan harga didorong oleh beroperasinya kembali beberapa kilang di Amerika Serikat setelah unplanned outages. Stok gasoline diperkirakan naik 400 ribu barrel untuk minggu lalu dan stok minyak mentah diperkirakan turun 1,2 juta barrel (walaupun turun ini sudah 5 % diatas stok tahun lalu . Data resmi pemerintah Amerika Serikat akan direlease hari Rabu besok. Turut mendorong bearish sentiment adalah pernyataan kepala perwakian OPEC untuk Iran , yang menyatakan bahwa OPEC sudah seharusnya mensuplai lebih banyak minyak mentah ke pasar jika dibutuhkan.

British Petroleum menyatakan pada hari ini 2 kilang terbesarnya di Whiting Indiana dan Texas City akan kembali beroperasi penuh tahun depan setelah kebakaran di bulan Juli 2007 lau sehingga kilang ini cuma bisa berproduksi setengah dari kapasitasnya. Kilang di Whiting Indiana adalah kilang kelima terbesar di Amerika Serikat (420 ribu bph). Sour crude processing unit akan beroperasi pada kuartal keempat 2007. Tidak beroperasinya sour crude processing unit mempengaruhi kemampuan kilang memproduksi gasoline dengan kadar sulfur yang rendah, saat ini kilang hanya intake sweet crude sebesar 250 ribu bph. Masalah di Whiting Indiana dan kilang-kilang lain telah menyebabkan excess supply (glut) US Future crude yang diperdagangkan lebih rendah dari minyak mentah Brent.

Kondisi Pasar Minyak Mentah dan Produk Minyak Asia

Sweet crude untuk grade medium dan heavy tidak akan terlalu dipengaruhi oleh penutupan pembangkit listrik tenaga nuklir di Jepang. Harga Low Sulfur Waxy Residue (LSWR) masih dijual dengan selisih harga yang menurun tajam terhadap harga minyak mentah Minas dan Duri (direct burning crude).

Harga produk minyak umumnya menurun tandem dengan menurunnya harga minyak mentah dunia. Permintaan rendah untuk gasoline dan solar.

Harga naphtha turun lebih tajam dibandingkan turunya harga minyak mentah dikarenakan agressive offer dari trader.

Pertamina membeli melalui spot tender pada hari senin 400 ribu barel gasoline 95R untuk pengiriman Agustus pada $2.5-2.6/barrel diatas MOPS, 200 ribu untuk Cilacap dan sisanya ke Balikpapan.

Turunnya harga low sulfur fuel oil (LSFO) tidak sebagaimana produk lainnya dikarenakan permintaan masih tinggi dari sektor utilitas di Jepang. TEPCO menutup pembangit nuklirnya dengan kapasitas 8,212 MW di Kashiwazakai Jepang untuk alasan pengecekan kesalamatan setelah gempa. Ini menyebabkan Jepang harus mencari alternatif sumber energi alternatif guna memenuhi kebutuhan listrik di musim panas. Stok LSFO masih cukup tinggi sebesar 7 juta barrel dan akan digunakan sebagai buffer.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: